Category Archives: Opini

Pesta Penyair Jelang HPI ke-5

FB_IMG_1500898040902-001

Oleh: Iman Sembada, penyair dan pegiat literasi.

Puncak perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun 2017 akan diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, pada awal bulan Oktober mendatang, tapi semangat pesta perayaan itu sudah menggema dari saat ini. Hampir di setiap provinsi, dari Sabang sampai Merauke, sudah digelar perayaan-perayaan itu. Perayaan yang diisi dengan diskusi sastra, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, penerbitan antologi puisi, dan orasi kebudayaan.

Om Telolet Om….

2016_12_22-17_57_37_ad67dd1412e2dcb9a801457c4d87f5ab_620x413_thumb

Oleh: Iman Sembada, penyair yang bergiat di Komunitas Sastra Indonesia (KSI).

Banyak cara akan dilakukan oleh banyak orang agar bahagia. Tak jarang, ada orang yang rela menghabiskan uang banyak untuk merasakan kebahagiaan. Namun, tak sungguh benar-benar merasakan kebahagiaan. Alangkah mahalnya ongkos untuk mencapai kebahagiaan. Tetapi, tak sedikit orang yang sanggup merasakan kebahagiaan dengan cara yang, menurut sebagian orang lainnya, sepele dan murah pula.

Mie Aceh Versus Mi Aceh

mi-aceh-1gabung-OK

OLEH: Mustafa Ismail, penyair.

Di Jakarta, beberapa tahun belakangan ini, kita begitu mudah menemukan warung Aceh. Selain kopi, salah satu yang menjadi andalan adalah mi == dan kerap ditulis dengan Mie Aceh. Nah, mi atau mie Aceh itu hindangan istimewa. Bumbunya saja mencapai 20-an jenis rempah. Sudah pasti rasanya menggoda.

Hari Buruh dan Puisi

gambar-hari-buruh

Oleh: Iman Sembada, penyair dan bergiat di Komunitas Sastra Indonesia (KSI).

Tanggal 1 Mei ditetapkan menjadi Hari Buruh atau May Day pada Kongres Sosialis Dunia yang digelar di Paris bulan Juli 1889. Hari Minggu ini (1/5) ribuan buruh turun ke jalan, tak terkecuali di jalan-jalan protokol ibukota Jakarta. Para buruh melakukan kritik dan protes kepada pemerintah dan perusahaan agar bisa memperbaiki nasib buruh.

Impian Sekolah

ilustrasi sketsa -- foto-repro-kompasiana

OLEH: DIANING WIDYA | @dianingwy | puitika.com.

LAMA tak bertemu Mbak In bikin aku kangen. Akhir-akhir ini mbak In disibukkan oleh usahanya membuka perpustakaan di berbagai tempat.

Balada Kalijodo

images

Apa yang tiba-tiba menyeruak dalam pikiran ketika mendengar nama Kalijodo? Seks atau prostitusi, kriminalitas dan premanisme. Hal itu bisa saja muncul secara spontan saat kali pertama mendengar cerita tentang kawasan itu.

Menggagas Tangsel Sebagai Kota Budaya

tangsel kota budaya

OLEH: Mustafa Ismail | @musismail |

Saya ingin memulai diskusi ini dengan melempar beberapa pertanyaan. Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kota bernama Yogyakarta? Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata Pekalongan? Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar nama kota Bandung? Apa yang ada dalam imajinasi Anda ketika mendengar kata Aceh? Lalu, apa yang ada dalam pikiran kita ketika mendengar nama Tangerang Selatan?

ALA-Abas, Batang Terendam

HERMAN RN

OLEH: Herman RN

ALAKEMELUT politik pemekaran wilayah Aceh kembali mencuat. Kali ini isu ALA-Abas muncul dari ketua Forbes Aceh di DPR-RI, Nasir Djamil. Sebagian orang menganggap statemen Nasir sebagai sesuatu yang lucu atau sekadar sensasi politik semata. Pasalnya, isu ALA-Abas ini dimunculkan kembali setelah hilang setahun lebih.

Mengakui dan Menghargai Sejarah Itu Penting

satu aceh-apa kaoy

OLEH: M. Yusuf Bombang, aktor dan penyair tradisi Aceh | @mybombang

POLEM: Kebanyakan dari kita orang Aceh khususnya, dan orang Indonesia pada umumnya punya kebiasaan untuk melupakan (bahkan cenderung menyembunyikan) sejarah yang sebenarnya demi untuk kekuasaan, demi kepentingan pribadi, demi kelompok atawa komunitasnya, demi rezimnya dan demi menyembunyikan keburukannya. Apakah Apa Kaoy sependapatan deungon saya dalam hal ini?

RAPBA 2016: Pork Barrel vs Asoe Idang

satu aceh-kota banda aceh

Oleh M. Munir Aziz |

DAFTAR isian proyek pembangunan untuk Aceh (DIPA) 2016 mencapai Rp 47 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan 9,3% dibandingkan DIPA 2015 sebesar Rp 43 triliun (Serambi, 19/12/2015). Ada hal yang menarik dan mencengangkan, ketika wartawan bertanya kepada Gubernur Aceh, DIPA 2016 sudah kita terima dari pemerintah pusat, seterusnya wartawan meminta tanggapan Gubernur kapan RAPBA 2016 bisa disahkan oleh DPRA? Gubernur menjawab, saat ini sedang dalam proses. Padahal Gubernur sendiri tahu, deadline-nya sudah habis pada awal Desember 2015, tetapi dengan nada penuh prihatin, Gubernur menjawab sedang dalam proses.

Klo Prip

satu aceh-peluit

Mustafa Ismail, pegiat kebudayaan, @musismail |

Di kampung saya, di Aceh, ada sebuah istilah yang sering digunakan untuk menyebut seseorang yang keras kepala, yakni klo prip. Klo dalam bahasa Aceh berarti tuli, sedangkan prip adalah peluit. Tuli peluit. Maksudnya, ditiup peluit sekencang apa pun di telinganya, ia tidak akan mendengar. Sekeras apa pun suara, ia tetap tak merespons.

Encouragement

satu aceh - belajar

OLEH: Prof. Rhenald Kasali, Ph.D |

LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat.

Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat,bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana.