Komunitas Rumah Dunia Gelar Bedah Buku Sambil Menunggu Berbuka Puasa

IMG-20170606-WA0006-001

SERANG (Tangselone.com) – Komunitas Rumah Dunia kembali menggelar acara bedah buku sambil menunggu waktu berbuka puasa. Acara ini sudah rutin digelar Komunitas Rumah Dunia sejak tahun 2010. Acara bertajuk “Gebyar Ramadhan: Nyeyore Sambil Bedah Buku” dimulai pada hari Minggu, 4 Juni sampai 18 Juni 2017, setiap pukul 16.00 WIB.

Hari pertama bedah buku, Minggu (4/6/2017) adalah kumpulan cerpen kelas menulis Komunitas Rumah Dunia angkatan 27. Kumpulan cerpen berjudul Koma dibedah oleh Hilal Ahmad. Ada 15 judul buku karya para penulis Banten yang diterbitkan Gong Publishing yang akan dibedah.

Hari kedua “Nyenyore Sambil Bedah Buku”, Senin (5/6/2017) mulai ramai. Jika hari pertama sekitar 25 orang, sekarang bertambah jadi 35 orang. Acara literasi memang kurang populer, tapi Rumah Dunia akan terus menjaga apinya supaya tidak padam.

Bedah novel Jimat Mustajab Pak Kyai karya Imroatun Najah, di buka dengan pembacaan puisi dari siswi Mts Al Istam, Bogeg, Serang.

“Dari cerita sudah mengalir. Temanya tentang persahabatan di pesantren. Jimat mustajab ini maksudnya adalah petuah Pak Kiyai, agar para santri tetap dalam koridor kebaikan, walaupun sudah tidak di ponpes lagi,” kata Ahmad Wayang.

Agenda Selasa (6/6/2017) bedah novel Dermaga Penantian karya Ifat Fatmawati, mahasiswi UIN, Banten.

Semoga kegiatan bedah buku ini melahirkan penulis muda masa depan Banten.(R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *