Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Ajak Wartawan Dirikan Koperasi

8d9d509c940eed6aa21cd5897fd084b1_xl-001

SERPONG (Tangselone.com) – Dinas Koperasi dan UKM Tangsel ajak wartawan mendirikan koperasi untuk mendorong perkembangan ekonomi bersama dengan masyarakat. Wartawan memiliki potensi besar ikut ambil bagian dalam pembangunan koperasi.

Kepala Dinkop dan UKM Kota Tangerang Selatan Warman Syanudin mengungkapkan komitmen Pemerintah mengembangkan koperasi di Tangsel sangat tinggi. “Kami ingin awak media pun turut bersinergi mendirikan koperasi dan melakukan pengembangan UKM di Tangsel,” katanya dalam Sosialisasi Pengembangan Koperasi-UKM Pada Wartawan, di Resto Pondok Kemangi, Serpong, Tangsel pada Selasa, 1 November 2016, seperti dikutip www.tangerangselatankota.go.id.

Diharapkan koperasi tidak hanya berdiri secara legalitas tapi jauh dari pada itu untuk menjalankan tugas-tugas dengan baik. Melakukan administrasi secara rapi dan tertata, menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) setahun sekali.

“Koperasi tidak ingin hanya retorika. Tapi bisa berkembang melakukan tugas-tugas wajib diantaranya RAT. Melakukan koordinasi kepada semua anggota dan pengurus secara baik,” paparnya.

Dalam kesempatan itu hadir Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang memberikan pemaparan alasan mengapa diadakannya acara sosialiasi koperasi kepada wartawan. Pertumbuhan ekonomi di Tangsel sebagian besar dari koperasi.

“Di Tangsel secara ekonomi kerakyatan tumbuh melalui koperasi sehingga UKM akan menjadi tumpuan dengan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 8,9 persen. 80 persennya berasal dari sektor swasta seperti koperasi sebagai penyumbang kebutuhan tersier,” kata Wakil Walikota Benyamin.

Belakangan ini ekonomi nasional yang melambat dikhawatirkan akan terus berlanjut. Namun dengan penopang ekonomi secara makro, koperasi yang ada di tengah-tengah masyarakat mampu bertahan dan tidak terlalu berdampak besar. Justru sebaliknya mereka turut memberikan stabilitas ekonomi.

“Khawatir akan berlanjut maka kita perkuat dari koperasi. Tangsel tumbuh bukan dari industri tapi dari fungsi jasa, pendidikan dan perdagangan. Maka sektor rill akan tumbuh,” tambahnya.

Secara kuantitas jumlah koperasi di Tangsel cukup banyak sekitar 400 an, dengan target Walikota 1000 koperasi sebagai Kota Koperasi. Ditinjau dengan kualitas produk-produk yang dihasilkan memiliki daya saing cukup bagus dibuktikan banyak pameran di mancanegera UKM Tangsel kerap terlibat.

“Keragaman produk Tangsel sangat kreatif dan jika kita lihat kualitas, terbukti bisa bersaing. Pada berbagai kesempatan pameran di mancanegara selalu tampil,” kata Wakil Benyamin.(R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *