Pesta Merdeka di Puncak Jazz Raya

83036_620-001

PROBOLINGGO (Tangselone) – Pagelaran Jazz Gunung Bromo dibuka dengan penampilan dua kelompok jazz, Fusion Jazz Community dan Samba Sunda. Pagelaran Jazz Gunung Bromo diselenggarakan di Ampitheater Jiwa Jawa Resor di Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat sore, 19 Agustus 2016.

Pagelaran ini digelar di panggung terbuka yang diselubungi kabut tipis pegunungan.

Samba Sunda adalah grup musik etnis asal Bandung. Anggota kelompok ini berjumlah 14 personil penabuh alat musik, Samba Sunda mengkreasikan sebuah gaya baru orkestra gamelan. Gaya permainan musik Samba Sunda ini sangat dipengaruhi tradisi kesenian Sunda seperti gamelan, degung Sunda, tembang Sunda, kecapi serta suling.

Grup Samba Sunda ini dipimpin oleh seorang komposer dan multi instrumentalis, Ismet Ruchimat. Sejumlah komposisi mereka mainkan dalam penampilan sekitar satu jam ini. Penampilan grup ini cukup memukau ratusan penonton pergelaran Jazz Gunung. Bangku penonton belum sepenuhnya terisi Jumat sore itu ketika Samba Sunda tampil.

Sementara itu, Sigit Pramono sebagai penggagas dan pendiri Jazz Gunung mengatakan penonton akan merasakan energi yang berbeda dari para musisi yang tampil di Ampitheater yang berada di ketinggian 2000 meter diatas permukaan laut. Sigit mengatakan “Pesta Merdeka di Puncak Jazz Raya” ditasbihkan sebagai tema Jazz Gunung 2016. Jazz Gunung Bromo digelar dua hari, Jumat dan Sabtu, 19-20 Agustus 2016.

“Acara ini mengambil semangat kemerdekaan karena digelar berdekatan dengan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-71,” ujar Sigit seperti dikutip Tempo.co.

Hal ini selaras dengan musik jazz yang mengedepankan kemerdekaan dalam berekspresi dan berimprovisasi. Hari pertama dari dua hari pergelaran Jazz Gunung ini diisi oleh penampilan sejumlah grup dan musisi seperti Fusioan Jazz Community, SambaSunda, Ian Scionti Trio, Ring of Fire Project ft Bonita & Ricad Hutapea, Dwiki Dharmawan Jazz Connection, Ermy Kullit serta Shaggydog.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Anung Widiarto mengatakan pergelaran Jazz Gunung sangat berpengaruh pada pengembangan pariwisata Probolinggo.

“Kami sangat mendukung Jazz Gunung ini,” kata Anung.(R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *