Pria Diduga Gembong Teroris Santoso Tewas Dalam Baku Tembak

499243_620

JAKARTA (Tangselone) – Peristiwa baku tembak antara kepolisian dengan lima orang yang diduga kelompok Santoso dibenarkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Baku tembak yang berlansung di hutan kawasan Poso, Sulawesi Tengah itu menewaskan dua orang, salah seorang diduga Santoso terdapat ciri tahi lalat di dahi.

“Baku tembak antara tim kami dengan ada lima orang di daerah Tambarana. Saya dapat informasi, ada dua orang yang tertembak meninggal dunia, kemudian tiga orang lagi melarikan diri dan disita juga satu senjata M16,” kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/7/2016) seperti dikutip Okezone.com.

Tito mengatakan, dua jenazah tersebut akan dibawa ke RS Bhayangkara Jakarta untuk diidentifikasi dan diautopsi. Tito juga mengatakan, tes DNA juga akan dilakukan untuk memastikan identitas dua jenazah.

“Sekarang lagi dikroscek sementara, mereka masih di lapangan. Nanti kami akan bawa ke RS Bhayangkara untuk dibersihkan, sesudah itu akan dikonfirmasi, dicek pengenalan wajah dulu sementara, setelah itu kemudian kami akan tes DNA untuk mengenali siapa yang bersangkutan,” jelasnya.

Lebih lanjut Tito mengatakan, tiga orang yang melarikan diri, terdiri atas dua perempuan dan satu laki-laki.

“Ada dua orang perempuan, satu laki-laki. Jadi semua ada tiga laki-laki dan dua perempuan (yang terlibat baku tembak),” papar Tito.

Menurut informasi yang didapatnya, dalam peristiwa baku tembak tersebut, tidak ada korban luka dari pihak polisi. “Saya dapat informasi, tidak ada polisi yang terluka,” terangnya.(R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *