Tadarus Puisi di Kota Tangerang Selatan

IMG-20160619-WA0009

PAMULANG (Tangselone) – Lembaga Literasi Indonesia (Litera) mengadakan Ngabuburit Sastra dan Tadarus Puisi yang dirangkai dengan diskusi yang bertajuk “Sastra dan Manusia Religius”, Sabtu (18/6/2016) di kawasan Pamulang, kota Tangerang Selatan.

Sebagai salah seorang narasumber esais dan cerpenis Mahrus Prihany mengatakan bahwa peran dan fungsi sastra sangat penting, “Sastra memiliki pengaruh besar dalam membentuk manusia yang religius,” katanya.

Ketua Dewan Kesenian Banten Chavchay Syaifullah yang juga hadir sebagai narasumber menyatakan bahwa hubungan sastra (jahiliah, red) dengan islam mengalami ketidakharmonisan. “Sebetulnya hubungan islam dan sastra mengalami hubungan ‘hidup-mati’dan perlawanan,” jelasnya.

Ngabuburit Sastra dan Tadarus puisi tersebut dihadiri sastrawan Jabodetabek dan sekitarnya, bahkan hadir juga penyair senior dari Aceh, LK. Ara.

Selain LK. Ara, tampak hadir Kurnia Effendi, Ahmadun Yosi Herfanda, Fikar W. Eda, Asrizal Nur, Ace Sumanta, Humam S. Chudori, Shobir Poer, Abah Yoyok, Uki Bayu Sejati, dan lain-lain. Selain membacakan puisinya masing-masing, para penyair juga “bertadarus” Syair Perahu karya Hamzah Fansuri secara bergantian.(R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *