Ratoeh Jaroe Pecahkan Rekor Muri

20160424161826_IMG_2374-01

JAKARTA (Tangselone) – Sebanyak 6.600 penari Ratoeh Jaroe, berhasil memecahkan rekor MURI kategori jumlah penari terbanyak. Tari Ratoe Jaroe tersebut di tarikan oleh ribuan pelajar DKI Jakarta yang dilaksanakan dalam rangkaian penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke -41, di Jakarta, Minggu (24/5).

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, yang menghadiri HUT TMII sekaligus melihat langsung pemecahan rekor MURI tersebut yang membawa tarian Aceh Ratoe Jaroe, tak kuasa menahan haru atas apa yang dilakukan ribuan pelajar DKI.

“Ini sesuatu yang mengesankan bagi saya, karena tarian ini justru di bawakan oleh pelajar DKI,” kata Zaini.

Menurut Zaini, ragam budaya dan tarian Aceh, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari konsepsi dan batas Islam, karena itu, lanjut Abu Doto, panggilan akrabnya, kebanyakan nyanyian yang mengiringi tari-tarian yang berasal dari Aceh, kerap menghadirkan pesan moral dan ajaran Islam.

HUT TMII ke-41 tersebut dihadiri oleh ribuan pengunjung yang memadati TMII. Selain itu, terlihat juga Ketua MPR RI, Zuklifi Hasan serta seluruh jajaran SKPA Pemerintah Aceh.

Zaini mengatakan, penampilan Tari Ratoeh Jaroe merupakan suatu momen budaya kolosal di Indonesia karena melibatkan ribuan penari.

Oleh karena itu, lanjutnya, seni tari ini begitu memikat lantaran Tari Ratoeh Jaroe adalah sebuah tarian yang menuntut kekompakan dari semua penarinya.

Walau pun begitu, tambahnya, Tari ini juga sering ditampilkan dalam kegiatan di Aceh misalnya pada acara pernikahan, kenduri rakyat dan penyambutan tamu.

Tak berbeda dengan Tari Saman, Tari Ratoeh Jaroe juga dikenal oleh dunia. Para mahasiswa di Eropa, Jepang dan Amerika misalnya, banyak yang mempelajari tarian ini untuk dipertontonkan di depan publik. Bahkan mereka tak segan-segan mengundang pelatih tari dari Aceh untuk dapat mempelajarinya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Aceh langsung mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yang diserahkan oleh perwakilan dari lembaga tersebut seperti yang ditulis oleh Acehinfo.com.

PILO POLY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *