Acara Diskusi Dewan Jabar – Banten Cuma Diikuti 20 Orang dari 170 Peserta

detik

Purwakarta – Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Provinsi Jabar dan Banten menggelar acara rapat koordinasi wilayah Membangun Indonesia Dari Daerah
di Hotel Plaza Indah, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (2/4/2016). Acara yang dihadiri oleh Ketua DPR RI, Ade Komarudin, dan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, itu diikuti oleh sekira 170 orang anggota DPRD se-Jabar dan Banten.

Sayangnya acara yang semula ramai, tiba-tiba menjadi sepi karena para peserta meninggalkan acara sebelum selesai. Awalnya ruang acara penuh saat panitia penyelenggara, Ade Komarudin dan Dedi Mulyadi memberi sambutan. Namun usai Ade Komarudin memberikan sambutan yang terakhir, peserta yang seharusnya mengikuti acara diskusi secara satu persatu meninggalkan ruangan.

Sebelum meninggalkan ruangan banyak dari mereka yang maju ke depan untuk berfoto bersama Ade Komarudin dan Dedi. Saat itu pembawa acara sempat mengingatkan bahwa acara akan dilanjutkan dengan acara diskusi sehingga para peserta diharapkan kembali ke tempat duduk masing-masing dan tidak keluar ruangan.

Acara kembali dilanjutkan dengan agenda diskusi bersama narasumber Dr. Reydonizar Monek (Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri), Rambe Kamaruzaman (Ketua Komisi II DPR RI), perwakilan dari BPK Jabar, dan perwakilan dari Kementerian Tenaga Kerja. Dalam 10 menit acara berlangsung isi ruangan masih terbilang ramai, namun seiring waktu hingga satu jam diskusi, ruangan tiba-tiba terlihat kosong dan hanya ada sekira 20 peserta.

Hingga pukul 13.20 WIB acara diskusi masih berlangsung, seperti dikutip detikcom, peserta keluar ruangan sebelum break isoma. Mereka meninggalkan ruangan dengan para tamu undangan, Ade Komarudin dan Dedi Mulyadi yang meninggalkan lokasi.

Kebanyakan dari mereka langsung menuju tempat makan dan tempat khusus merokok. Namun usai makan dan merokok, para peserta tak kembali masuk untuk mengikuti diskusi. Mereka memilih mengobrol di luar, dan bahkan ada beberapa diantaranya malah pulang lebih dulu.

[iman sembada]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *