Novel Inspiratif Dibagikan Secara Gratis

ilham-setia-oke

Forum Sastra (Forsas) Kalbar akan memfasilitasi peluncuran novel inspiratif berjudul 180 karya pengusaha muda Mohammed Cevy Abdullah dan penulis Noorca M Massardi. Buku ini akan dibedah dalam acara Bincang dan Berbagi Novel “180” di Aula Rumah Radakng Pontianak, Sabtu (5/3) kemarin. Ketua Umum Forsas Kalbar Ilham Setia mengatakan, kedua penulis akan hadir dalam diskusi tersebut.

Menurutnya Ilham, kesempatan ini merupakan hal langka. Sebab novel setebal 318 halaman yang diterbitkan Penerbit Kakilangit Kencana Jakarta, itu akan dibagikan secara gratis sebanyak 10 ribu eksemplar.Cetakan pertama sebanyak 2.000 eksemplar telah diberikan langsung kepada undangan yang hadir pada acara launching pertama di Bogor, sementara selebihnya dibagikan pada setiap road show ke sejumlah kota besar di Indonesia, sepanjang 2016. “Khusus untuk acara road show, itu novel 180 dicetak dalam tiga versi warna yang berbeda hitam, merah, dan putih,” terangnya.

Sebagaimana di tempat lain, acara Bincang dan Berbagi Novel “180” akan dibuka dengan penayangan dokumentasi visual peluncuran diberbagai kota serta trailer film pendek Red Code yang ditulis, disutradarai dan diproduksi oleh Mohammed Cevy Abdullah.

Novel ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Tora, seorang pemuda petani miskin yang sangat disiplin, fokus, dan pekerja keras. Dia bertekad untuk meraih cita-citanya menjadi manusia cerdas dan sekaligus menjadi miliuner pada usia 30 tahun.

Tora adalah anak dari keluarga petani miskin, namun sejak kecil punya cita-cita besar. Ia percaya semua mimpinya bisa diwujudkan melalui kerja keras, ilmu pengetahuan, percaya diri, dan tidak pernah mengasihani diri sendiri. Segala cara ditempuhnya untuk mencapai tujuan, hingga akhirnya ia dipercaya seorang pemodal asing untuk mengelola perusahaan agro-industri terbesar di Asia.

Tora adalah kisah sukses yang diraih melalui petualangan hidup yang hitam dan putih, namun semua dilakukannya dengan sepenuh kesadaran. Tetapi ia juga percaya bahwa semua yang diterima dan dijalaninya semata merupakan bagian dari skenario Tuhan untuknya. Termasuk bagaimana ia harus membagi dan mengelola cinta dan kasih sayang untuk ibunya, anaknya, dan sejumlah perempuan yang ikut mewarnai hidupnya baik dalam duka, dan keberhasilan, maupun dalam kemiskinan dan kelimpahmewahan.

“180 adalah sebuah novel inspiratif untuk generasi muda kreatif, penuh impian, dan siap berpetualang dalam meraih cita-cita dan masa depan. Novel yang ditulis berdua dan belum pernah ada dalam sejarah literatur Indonesia modern, itu telah diedarkan di semua jaringan toko buku di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Sumber:www.pontianakpost.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *