Puisi-Puisi Dianing Widya

Jpeg

PANORAMA

Kulautkan tawa air mata
Mengenang rindu di antara kehampaan
Mengalir melewati parit-parit kealpaan
Memintalku dalam keindahan dosa

Kegaduhan percakapan burung luruh
Demikian nyanyian serigala tanggalkan kenangan
Rangkaian malam sisakan wajah bulan separuh
Sungguh aku merindu perjumpaan

Batang, 1996

SALAM UNTUKMU

Dengan sebukit malu
Kuuntai sajak ini
Tanpa tahu – berarti atau tak
Karena rindu hanya mampu bicara

Pengembaraanku padamu
Tak pernah bertepi
Dengan segala keterbatasan
Hakekatmu senantiasa menyelimuti dalam sepi
Pantaskah aku
Merajuk padamu
Bila nista dosa
Bikin engkau luruh

Batang, 1996

DALAM HENING

Suara siapa mengalun merdu
Di antara deru klakson serta peluh keringat
Menyusup melewati lorong-lorong kecil
Bikin rahang batinku merindu

Dan ketukan siapa
Di malam nan senyap
Saat gelisahku belum beranjak
Kau kah yang datang seperti janji

Batang, 1996

DIANING WIDYA YUDHISTIRA, lahir di Batang 6 April 1974. Menulis puisi, cerpen dan resensi buku, mulai tahun 1992. Dipublikasikan ke berbagai media Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Puisi-puisi dan cerpennya bisa ditemukan dalam banyak buku kumpulan bersama.

Novelnya “Sintren”, dimuat bersambung harian Republika (akhir September 2004-awal Februari 2005), kemudian diterbitkan oleh Grasindo pada 2007. Novel itu masuk lima besar Khatulistiwa Literary Award 2007. Novelnya yang lain “Perempuan Mencari Tuhan (2007)” juga dimuat bersambung di Republika, Nawang (2009) dan “Weton” (Grasindo, Oktober 2009).

Kumpulan cerpen tunggalnya “Kematian yang Indah” (Grasindo, 2005). Buku kumpulen esainya “Gossip Licious” (2011). Kini tinggal di Perumahan Vila Pamulang. Email: dianing@gmail.com dan dianingwidya@yahoo.com. Facebook: http://www.facebook.com/dianingwy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *