Lima Alasan Kenapa Naik Kereta Lebih Asyik Dibandingkan Naik Pesawat

Anaik KA Eksekutif

Kereta telah menjadi pilihan transportasi massal sejak awal tahun 1900-an. Kemunculannya pun diawali dengan lokomotif uap. Seiring dengan perkembangan zaman, lokomotif uap berganti menjadi kereta bertenaga listrik dan diesel yang lebih nyaman.

Sementara itu, pesawat hadir beberapa tahun setelah kemunculan kereta api. Pesawat pertama yang dipakai sebagai layanan transportasi massal untuk masyarakat sipil yang pertama adalah Curtiss JN 4. Pesawat ini digunakan oleh maskapai bernama Elliot Air Service pada tahun 1920-an.

Seperti halnya kereta, pesawat pun terus mengalami pengembangan teknologi. Dengan menggunakan pesawat, seseorang bisa sampai ke tujuan jauh lebih cepat. Jarak ratusan kilometer, bisa ditempuh dalam hitungan menit. Berbeda dengan kereta api yang membutuhkan waktu hingga berjam-jam.

Meski begitu, keberadaan kereta api masih belum ditinggalkan oleh para penggunanya. Bahkan masih menjadi pilihan utama para wisatawan. Setidaknya, ada 5 alasan yang mendukung hal tersebut, yakni:

  • Lebih murah

Pesawat menjadi pilihan transportasi untuk kalangan menengah atas. Sementara kereta api, tersedia untuk semua kalangan. Mulai dari kereta api kelas ekonomi dengan tarif puluhan ribu rupiah hingga kereta eksekutif yang tarifnya hanya setengah harga dari tiket pesawat kelas ekonomi.

Dengan perbedaan harga yang mencolok tersebut, tidak heran kalau kereta masih menjadi pertimbangan utama para wisatawan. Terutama bagi para wisatawan backpacker yang berupaya meminimalisasi pengeluaran selama perjalanan. Demikian pula bagi para wisatawan yang melancong bersama seluruh anggota keluarga.

  • Bisa menyaksikan pemandangan indah di sepanjang perjalanan

Hal menarik lainnya saat naik kereta adalah kesempatan untuk melihat pemandangan selama di perjalanan. Hal ini jauh berbeda dibandingkan saat naik pesawat, Anda hanya memperoleh pemandangan berupa gumpalan awan sejauh mata memandang.

Saat naik kereta, pemandangan bisa berubah sesuai dengan jalur yang dilalui. Saat melintasi wilayah pedesaan, Anda akan disuguhi pemandangan berupa hamparan sawah yang hijau. Di waktu lain, Anda juga bisa melihat sisi lain kota besar saat melintasi wilayah permukiman di dekat jalur kereta.

  • Lebih ringkas

Naik kereta juga jauh lebih ringkas dibandingkan dengan naik pesawat. Kalau naik pesawat, Anda diharuskan untuk datang 60 hingga 90 menit sebelum waktu keberangkatan. Kalau melewati tenggat waktu tersebut, bisa-bisa Anda tidak diperbolehkan masuk.

Lain halnya dengan saat naik kereta. Para penumpang memang disarankan untuk berangkat beberapa menit sebelum keberangkatan. Meski begitu, penumpang tetap bisa menempati tempat duduknya saat berada di stasiun 15 menit sebelum keberangkatan.

Selain itu, proses masuk ke kereta juga relatif lebih ringkas dibandingkan naik pesawat. Anda tidak perlu membayar airport tax atau memperlihatkan isi barang bawaan kepada petugas.

  • Tak ada biaya tambahan kalau membawa banyak barang

Sepulang bepergian, Anda juga bisa dengan bebas membawa banyak oleh-oleh tanpa harus membayar biaya tambahan. Kondisi ini tentu saja jauh berbeda dengan penumpang pesawat. Pihak maskapai telah menetapkan bagasi maksimum untuk seorang penumpang. Kalau melebihi batasan tersebut, Anda diharuskan untuk membayar biaya tambahan.

  • KAI terus meningkatkan kualitas pelayanan

Terakhir, saat ini tingkat pelayanan di kereta tidak kalah nyaman dibandingkan pesawat. Tidak ada lagi pedagang asongan yang hilir mudik di tengah perjalanan. Bahkan, di kereta ekonomi sekali pun. Hal ini berdampak positif pada risiko kehilangan barang-barang berharga selama di kereta.

Demikian pula dengan pelayanan di kereta api eksekutif. Gerbong kereta didesain mewah, dengan tatanan yang tak jauh berbeda dibandingkan dengan kabin pesawat. Selain itu, pihak KAI juga berusaha untuk meminimalkan terjadinya keterlambatan pemberangkatan. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan kepuasan para pengguna layanan ini.

Dengan berbagai alasan tersebut, bepergian dengan kereta memang menyenangkan. Apalagi, pembelian tiket bisa dilakukan dengan mudah. Salah satunya adalah membeli tiket kereta di Traveloka.

Pemesanan tiket kereta melalui Traveloka dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun tanpa harus datang langsung ke stasiun. Waktunya pun fleksibal, Anda bisa memesannya siang ataupun malam, saat di perjalanan menuju kantor, atau bahkan saat antre memesan makanan di foodcourt.

Aplikasi Traveloka bisa diperoleh secara gratis untuk perangkat Android dan iOS. Anda bisa mengunduhnya secara langsung masing-masing lewat Google Play dan App Store. Selain dipakai untuk memesan tiket kereta api, dapat pula digunakan untuk memesan hotel atau paket perjalanan lainnya.

Kalau ingin metode pemesanan yang lain, Anda juga dapat berkunjung secara langsung ke situs resminya. Cara ini dapat dilakukan dengan tanpa mengunduh aplikasi tambahan. Setelah memilih jenis kereta serta waktu keberangkatan, Anda pun tinggal menyiapkan liburan.

Dengan berbagai alasan tersebut, layanan kereta pun sepertinya bakal tetap menjadi favorit para wisatawan. Anda termasuk salah satunya, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *