Pusat Anggarkan Rp. 150 Miliar untuk Bangun Jembatan Gantung

Jembatan Gantung Bojong Apus

Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) tak hanya fokus pada pembangunan jalan tol saja melainkan juga pembangunan jembatan gantung.

Jembatan gantung merupakan jembatan yang menggunakan tumpuan ketegangan kabel daripada tumpuan samping. Jembatan gantung memiliki kabel utama berupa kabel baja yang berlabuh di kedua sisi ujung jembatan.

Tahun ini, kementerian di bawah pimpinan Basuki Hadimuljono itu menyiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar untuk membangun lebih dari 50 jembatan gantung di berbagai wilayah di Indonesia.

“Untuk 2016, ada 70 jembatan gantung yang akan dibangun. Kemarin di Banten sudah ada 20 jembatan,” kata Basuki, di Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Jembatan Gantung Kolelet Lebak Banten

Jembatan Gantung Kolelet Lebak Banten

Sejatinya angka tersebut menurut Basuki masih jauh dari usulan yang diterima oleh Kementerian PUPR. Di Banten misalnya, ada setidaknya 300 buah jembatan gantung yang diusulkan untuk dibangun.

Meski pembangunan jembatan gantung tidak berskala besar secara anggaran, Basuki tetap menjadikannya sebagai salah satu prioritas pembangunan karena infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan dan langsung berdampak ke masyarakat.

“Jembatan gantung ini sangat dibutuhkan warga terutama mereka yang tempat tinggalnya dipisahkan oleh sungai,” sambungnya.

Teranyar, Kementerian PUPR meresmikan pembangunan 10 buah jembatan gantung di Kabupaten Lebak, Banten Februari 2016 silam. Kesepuluh jembatan gantung itu adalah Jembatan Kolelet, Ranca Wiru, Leuwi Ioa, Cisimeut, Cigeulis, Cidikit, Cicariu, Bojong Apus, Cihambali, dan Cidadap.

Adapun biaya pembangunan jembatan-jembatan gantung itu bersumber dari dana APBN tahun 2015 dengan total Rp 45,6 miliar.

Jembatan Gantung Ranca Wiru

Jembatan Gantung Ranca Wiru

Kehadiran 10 jembatan gantung itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakan dan memperlancar arus ekonomi serta menjadi akses penghubung melintasi sungai guna memperlancar dan mempermudah masyarakat terutama anak-anak sekolah dalam beraktivitas sehari-hari.

Kesepuluh jembatan itu sendiri hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sementara untuk kendaraan hanya dibatasi kendaraan roda dua.

Berikut ini data dan spesifikasi kesepuluh jembatan gantung tersebut.

Data dan Spesifikasi 10 Jembatan Gantung di Banten

Data dan Spesifikasi 10 Jembatan Gantung di Banten

[DOC | Ridwan Aji Pitoko | KOMPAS]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *